Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file
service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS
service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file
server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, agar dapat digunakan oleh banyak
pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell.
Server Message
Block disingkat SMB adalah istilah bahasa
Inggris dalam teknologi informasi yang mengacu kepada protokol client/server yang ditujukan sebagai
layanan untuk berbagi berkas (file sharing) di dalam sebuah jaringan. Protokol ini seringnya digunakan di dalam sistem
operasi Microsoft
Windows dan IBM OS/2. Sistem operasi berbasis UNIX juga dapat menggunakannya dengan tambahan perangkat
lunak yang disebut dengan SAMBA.
Protokol SMB ditemukan oleh Dr. Barry Feignbaum dari Laboratorium
Boca Raton milik IBM pada saat sistem operasi MS-DOS masih berjaya. Protokol itu selanjutnya dikembangkan
lebih lanjut oleh 3Com
Corporation, IBM, Intel, dan Microsoft pada pertengahan dekade 1980 hingga akhir dekade
tersebut. SMB awalnya menggunakan protokol NetBIOS sebagai protokol di mana ia berjalan, sebelum menggunakan protokol NetBIOS over TCP/IP (NBT) sebagai protokol
lapisan transport-nya. Dengan begitu, SMB juga dapat digunakan dalam
sebuah jaringan TCP/IP yang lebih luas dukungannya.
Seperti
disebutkan, SMB dapat menjalankan lebih dari beberapa protokol. Diagram berikut
menunjukkan :
SMB dapat digunakan melalui TCP / IP, NetBEUI dan IPX
/ SPX. Jika TCP / IP atau NetBEUI sedang digunakan, API NetBIOS sedang
digunakan. SMB juga dikirim melalui protokol DECnet. Digital (sekarang Compaq)
melakukan ini untuk produk PATHWORKS mereka.
NetBIOS over TCP / IP tampaknya disebut dengan banyak nama. Microsoft
menyebutnya sebagai NBT di beberapa tempat dan NetBT pada orang lain (khususnya
dalam dokumentasi Windows NT dan di registry Windows NT). Lain menyebutnya
sebagai RFCNB. NetBEUI kadang-kadang disebut sebagai NBF (Frame Format
NetBIOS?) Oleh Microsoft
SMB mendukung fungsi-fungsi seperti:
- Membuka dan menutup koneksi antara klien-klien SMB (yang disebut
sebagai Redirector) dan server SMB (komputer yang menjalankan file and
print services) untuk mengizinkan klien agar dapat mengakses
sumberdaya di dalam jaringan.
- Menemukan, membaca, dan menulisi berkas dalam sebuah file server.
- Menemukan dan menggunakan alat
pencetak yang digunakan bersama-sama untuk mencetak
secara jarak jauh.
SMB juga dapat digunakan sebagai sebuah protokol
message-passing untuk melakukan beberapa transaksi dalam lingkungan aplikasi
terdistribusi. Protokol Remote Procedure Call (RPC) dapat digunakan melalui SMB dan SMB juga mendukung beberapa mekanisme Interprocess communication (IPC), seperti halnya named pipe (pipa
bernama) dan mailslot.
SMB memiliki empat jenis pesan (message):
- Session Control Message: digunakan
untuk membuka atau menutup sebuah koneksi antara redirector dengan server.
- File Message: digunakan oleh redirector
untuk memperoleh akses terhadap berkas yang berada di dalam server.
- Printer Message: digunakan
oleh redirector untuk mengirimkan data ke sebuah antrean alat
pencetak (print queue) yang terdapat dalam server.
- Message: mengizinkan aplikasi untuk saling bertukar
pesan dengan komputer lainnya.
SMB adalah
klien server, permintaan-respon protokol. Diagram di atas menggambarkan cara di
mana SMB bekerja. Satu-satunya pengecualian untuk sifat permintaan-respon dari
SMB (yang mana klien membuat permintaan dan server mengirimkan kembali
tanggapan) adalah ketika klien telah meminta oportunistik kunci (oplocks) dan
server kemudian harus istirahat oplock sudah diberikan karena klien lain telah
meminta sebuah file Buka dengan mode yang bertentangan dengan oplock diberikan.
Dalam kasus ini, server mengirimkan pesan yang tidak diinginkan ke klien
signaling istirahat oplock.
Server
membuat sistem file dan sumber daya lainnya (printer, mailslots, named Pipe,
api) tersedia untuk klien pada jaringan. Komputer klien mungkin memiliki hard
disk mereka sendiri, tetapi mereka juga ingin akses ke sistem berbagi file dan
printer pada server.
Clien
tersambung ke server menggunakan TCP/IP (sebenarnya NetBIOS over TCP/IP yang
ditentukan dalam RFC1001 dan RFC1002), NetBEUI atau IPX/SPX. Setelah mereka
telah membentuk koneksi, klien kemudian dapat mengirim perintah (SMB) ke server
yang memungkinkan mereka untuk mengakses saham, membuka file, membaca dan
menulis file, dan umumnya melakukan segala macam hal-hal yang Anda ingin
lakukan dengan file system. Namun, dalam kasus SMB, hal ini dilakukan melalui
jaringan.
Varian protokol SMB
Sebenarnya
protokol varian klien dan server akan menggunakan negosiasi menggunakan negprot
SMB yang harus SMB pertama dikirim pada sambungan.
Varian
protokol pertama adalah protokol inti, dikenal untuk implementasi SMB sebagai
PC jaringan PROGRAM 1.0. Ia bisa menangani cukup baik seperangkat operasi yang
termasuk:
menghubungkan dan memutuskan sambungan dari file dan mencetak saham
pembukaan dan penutupan file
pembukaan dan penutupan mencetak file
membaca dan menulis file
membuat dan menghapus file dan direktori
mencari direktori
mendapatkan dan menetapkan atribut berkas
mengunci dan membuka byte rentang dalam file
SMB klien dan server
Ada beberapa
klien SMB yang tersedia saat ini dan jumlah relatif besar server yang tersedia
dari berbagai vendor.
Klien utama
dari Microsoft, dan disertakan dalam Windows 3.x WorkGroups, Windows 95 dan
Windows NT. Mereka paling jelas ketika Anda menggunakan File Manager atau
Windows 95 Explorer, seperti ini memungkinkan Anda untuk menghubungkan ke
server di seluruh jaringan. Namun mereka juga digunakan ketika Anda membuka
file menggunakan UNC (Konvensi penamaan universal).
Beberapa
klien yang lain adalah:
smbclient
dari Samba
smbfs untuk
Linux
SMBlib (SMB
klien perpustakaan yang dalam pembangunan)
Server
implementasi tersedia dari berbagai sumber :
Samba
Microsoft
Windows untuk Workgroups 3.x
Microsoft
Windows 95
Microsoft
Windows NT
Keluarga
PATHWORKS server dari Digital
LAN Manager
untuk OS/2, SCO, dll
VisionFS
dari SCO
TotalNET
Advanced Server dari sintaks
Advanced
Server untuk UNIX dari AT&T (NCR?)
LAN Server
untuk OS/2 dari IBM
File Transfer Protocol adalah sebuah protokol
Internet yang berjalan di dalam lapisan
aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling
awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan
(upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server
FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan
perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah
Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang
merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat
digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari
server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal
Resource Identifier (URI) dengan menggunakan
format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua
komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum pengiriman data
dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi
dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control
port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk
mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga
(3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi
kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim
data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan
penggugahan.
FTP hanya
menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya
untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang
ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap
beberapa direktori.



Tidak ada komentar:
Write komentar