Selasa, 26 Juli 2016

Pengertian OSI dan layernya

OSI  (Open System Interconnection) adalah sebuah standart komunikasi  jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977.
Osi memiliki 7 layer, yaitu :
7. aplication layer
6. presentation layer
5. session layer
4. transport layer
3. network layer
2. data link layer
1. physical layer

OSI memiliki tujuh layer, yakni :
Berfungsi untuk antarmuka dengan aplikasi dengan  jaringan, mengatur aplikasi agar dapat mengakses jaringan, dan membuat pesan-pesan kesalahan.

     Protokol dalam lapisan ini adalah :

*      DNS ( Domain Name Server)
Protokol ini digunakan untuk pemberian nama domain mesin dan nomor IP (Internet Protocol)

*      DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Protokol ini digunakan untuk distribusi IP (Internet Protocol) pada jaringan dengan jumlah IP ( Internet Protocol) yang terbatas.

*      FTP (File Transfer Protocol)
Protokol ini digunakan untuk mentransfer file ke dalam mesin internetwork

*      HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
Protokol ini digunakan untuk mentransfer dokumen dalam bentuk HTML kedalam web

*      MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)
Protokol ini dugunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks

*      Telnet
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk login atau masuk ke komputer lain di Internet

*      POP (Post Office Protocol)
Protokol ini digunakan untuk menerima serta mengirim mail dari computer pengirim ke server

*      NNTP (Network News Transfer Protocol)
Protokol ini digunakan untuk menerima dan mengirim news group dalm bentuk artikel dalam jaringan dan berupa grup diskusi



Berfungsi untuk mentranslasikan data yang akan dikirim oleh aplikasi ke dalam format yang dapat dikirim melalui jaringan.
Dan memberikan layanan pengelolaan data, pertukaran data, sertabnpengendalian struktur data

  Protokol dalam lapisan ini adalah :

*      VTP (Virtual Terminal Protocol)
Protokol ini digunakan untuk membuat dan memelihara struktur data

*      SNMP (Simple Network Management Protocol)
protocol ini digunakan untuk memanajemen atau mengatur jaringan

*      RPC (Romote Procedure Call)
Protokol ini digunakan untuk pemanggilan jarak jauh

*       SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol)
Protokol ini digunakan untuk pertukaran mail
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
Dan menyediakan sarana untuk membangun hubungan komunikasi antara 2 program aplikasi dan menggunakannya

Protokol dalam lapisan ini adalah :

*      NETBIOS (Network Basic Input Output System)
Protokol ini digunakan sebagai sistem jaringan standar

*      NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
Protokol ini digunakan untuk berkomunikasi LAN pada komputer yang berbeda,
NETBIOS digunakan pada jaringan ethernet,token ring, dan windows NT

*      PAP (Printer Access Protocol)
Protokol ini digunakan untuk printer postscript untuk akses pada jaringan apple talk dan untuk mengendalikan pola komunikasi antar node.

*      ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
Protokol ini digunakan untuk memeriksa aliran data dan memantau aliran data di antara komputer agar data terkirim.

*      NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
Protokol ini memiliki fungsi yang sama dengan NETBIOS namun sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang dapat bekerja dengan berbagai perangkat keras dan perangkat lunak.

*      SPDU (Session Protokol Data unit)
Protokol ini digunakan untuk mendukung hubungan antara dua session service user.


Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data lalu memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali setelah diterima dan mentransmisikan ulang  paket-paket yang hilang.

Protokol pada lapisan ini adalah :

*      TCP (Transmission Control Protocol)
Protokol ini digunakan untuk pertukaran data.
Dan merupakan komunikasi data yang digunakan oleh pengguna internet untuk tukar menukar data pada satu komputer ke komputer lain dalam satu  jaringan internet

*      UDP (User Datagram Protocol)
Protokol ini digunakan untuk pertukaran data  dan dipakai oleh aplikasi yang tidak terlalu mementingkan layanan reliabilitas.

*      SPX (Sequence Paket eXchange)
Protokol ini digunakan sebagai media transmisi data dan menjamin  data
yang ditransmisikan oleh IPX sehingga data yang terkirim tidak mengalami gangguan atau terjadi corrupt data.


Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan melakukan routing melalui internet


Protokol pada lapisan ini adalah :

*      IP (Internet Protocol)
Protokol ini digunakan untuk untuk menyediakan cara untuk membawa
datagram dari sumber ketujuan, tanpa memperdulikan apakah perangkat yang digunakan
berada pada jaringan yang sama atau berbeda

*      RIP (Routing Information Protocol)
Protokol ini digunakan untuk memilih routing

*       ICMP (Internet Control Message Protocol)
Protokol ini digunakan untuk mengirim pesan-pesan kesalahan

*      RARP (Reverse ARP)
Protokol ini digunakan untuk mendapatkan informasi nomor IP dari hardware

Befungsi untuk menentukan bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut  frame. Dan pada level ini terjadi koreksi kesalahan

Protokol pada lapisan ini adalah :

*      HDLC (High Level Data Link Control / Protocol berorientasi bit)
Protokol ini digunakan untuk mengumpulkan respons frame dari peer HDLC

*      BSC (Binary Synchronous Control / Protokol berorientasi karakter)
Protokol ini digunkan untuk Pengalamatan dan pengiriman paket data yang berorientasi karakter.

*      PPP (Point to Point Protocol)
Protokol ini digunakan untuk komunikasi yang dapat menegosiasikan fungsi-fungsi tambahan Error Detection, melalui variabel magic
number.

1.      Physical layer
  Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, dan arsitektur jaringan

     Protokol pada lapisan ini adalah :
*      NIC (Network Interface Card)
Protokol ini digunakan untuk menghubungkan komputer ke kabel yang
digunakan pada local area network (LAN) dan mengijinkan komputer untuk
berkomunikasi dalam jaringan

Pengertian protokol
Protokol adalah aturan atau yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antar  komputer.
 Fungsinya protokol adalah sebagai penghubung dalam komunikasi data sehingga proses penukaran data bisa berjalan dengan baik dan benar.

Pengertian  TCP/IP
TCP/IP adalah  perangkat lunak jaringan komputer yang terdapat dalam satu sistem dan memungkinkan komputer satu dengan komputer lain dapat mentransfer data dalam satu jaringan. TCP singkatan dari Transmission Control Protocol dan IP singkatan dari Internet Protocol. TCP/IP menjadi satu nama karena fungsinya selalu bergandengan satu sama lain dalam komunikasi data.
Fungsi TCP/IP
*       Umumnya TCP / IP digunakan untuk pengiriman file dalam satu jaringan.
*       Telnet
*       TCP / IP juga sering dimanfaatkan untuk keperluan “Remote login”
*       Computer mail.

Macam-Macam Layer TCP/IP , yaitu :

4. Application
Berfungsi menyediakan servis terhadap software-software yang berjalan pada komputer.
Protokol pada Application Layer: HTTP, FTP, POP3, SMTP

3. Transport
Transport Layer berfungsi menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application Layer.
Mempunyai 2 protokol utama yaitu TCP dan UDP.

2. Internet
Internet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing, routing, dan menentukan path terbaik.
Internet Layer memiliki 1 protokol yaitu TCP/IP.

1. Network Access
Berfungsi mendefinisikan protokol dan hardware yang digunakan dalam pengiriman data.
Protokol pada network adalah ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Hey,'if you want to contact me'll like it - rizkyamaliyah601@gmail.com
Join Our Newsletter